Profil Isuzu LT 1, Penantang Baru MB OH 1526 dan Hino RK8 Di Indonesia

Jakarta – Ya, seperti yang sudah kita ketahui sejak lama, bahwa di indonesia ini hanya dua merk yang begitu mendominasi dalam dunia otomotif khususnya bus. Mercedes Benz dan Hino, keduanya telah terbukti dan teruji sebagai penjelajah nusantara, kini.. mereka kembali mendapat saingan baru, ya si “Rajanya Diesel”…

LT 1 , penamaan ini sekilas mirip chevrolet pada sports car mereka seperti Camaro LT 1 XD , tampak menjanjikan sekali sebagai mesin yang dikhususkan untuk “bekerja keras”. Berdasar nomor TPT 2133/IUBTT/TPT/10/2014(38782) , Bus ini masuk dengan status “Impor” sejak 2014 dan kini sudah digunakan oleh beberapa perusahaan salah satunya adalah Lion Air.

Mengusung kubikasi sebesar 7790 cc dan sudah lolos Euro 3, spesifikasinya hampir menyerupai Hino RK8, bahkan lebih baik karena sudah lolos Euro 3. Posisi mesin berada di belakang, menjanjikan dari segi torsi nampaknya karena saat ini bisa dilihat, walau ada mesin yang diatas kertas torsinya jauh lebih besar namun ccnya lebih kecil, rata – rata fakta di lapangan berkata berbeda.. cc besar tetap jauh lebih baik walau konsekuensinya lebih boros bahan bakar.

Berikut Spesifikasi Isuzu LT 1 34 (4×2) M

ENGINE
Model: 6 Hk1-TC EURO-III Compliant Rear Engine
Type: Four Cycle, 6 Cylinders, OHC(over head cam) Direct Injection, Water Cooled Turbo Charger with Inter Cooler & EGR
Displacement (cc): 7790
Max. Power: 230 PS @ 2500 RPM

ELECTRICALS
Type: 24 volts
Battery: 2 X 12 V, 150 AH
Alternator: 24V, 110A

DRIVE TRAIN
Clutch: Cushioned Single Plate, Dry, Hydraulically Controlled, Air assisted.
Transmission: 7 Forward 1 Reverse, Synchromesh with overdrive

AXLES:
Front: Axle Reverse Elliot”I” Beam Section.
Rear: Axle Full Floating

STEERING:
Type: Power Steering, Re Circulating Ball Type with Hydraulic Booster

BRAKES
Service Brakes: Full Air, Dual Circuit, S-Cam Type with Auto Slack Adjuster
Parking Brakes: Spring Actuator on Rear Wheels, Failsafe
Exhaust Brakes: Electro-Pneumatic with butterfly Value in Exhaust pipe. Inter Locking Actuator for exhaust Brake & Foot Brake with canceling switch.
ABS: Provided
Retarder: Provided

WHEELS & TYRES
Wheels: 10 Stud Wheel Discs
Nos of Tyres 7 (including 1 Spare Tyre)
Size: 11-R22.5-14 P R (BS)

FUEL TANK
Capacity: 280 Ltrs

PERFORMANCE
Max. Speed: 115 KM/H
Gradeability: 34%

DIMENSIONS:
Wheel Base: 5700 MM
Turning Radius: 9650 MM
Ground Clearance: 250 MM
Overall Length: 11400 + 50 MM
Overall Width: 2500 MM
Overall Height: 3700 + 50 MM

TRACK
Front: 1980 MM
Rear: 1790 MM

Dari spek diatas bisa disimpulkan bahwa bis ini nampak menjanjikan, namun sayang untuk keterangan torsi maksimal yang dihasilkan sama sekali tidak dicantumkan, layaknya bus ini akan menantang mesin – mesin mid-end keluaran merk lain yang sudah mendominasi seperti Mercedes – Benz OH 1526 dan Hino RK8.

Baca Juga : Ramainya Stiker – Stiker Bus Yang Ada Di Indonesia

Baca Juga : Impressi Kabin Mewah Bus Scania K360 Special Edition

Bus Isuzu LT1 34 Di Tol 2

Kita lihat sepak terjangnya, akankah isuzu juga mendominasi seperti kedua merk diatas? pinjam kata-kata juragan rondo, gus tri : “time will tell” lagh. (imt)

*sumber foto : kaskus, Gunung Mulia, Sumber Alam, Bismania

Facebook Comment

Contact us :

Email : imotorium@gmail.com

Twitter : @imotorium

Instagram : @imotorium




17 Comments

17 Trackbacks / Pingbacks

  1. Cara Mengidentifikasi Merk dan Tipe Bus Yang Beredar Di Indonesia – Hino AK8 | imotorium
  2. Jenis – Jenis Air Conditioner (AC) Yang Terdapat Pada Bus Besar Maupun Kecil | imotorium
  3. Profil Pandawa 87, Pendatang Baru Asal Pasuruan Nan Elegan Di Segmen Bus Pariwisata | imotorium
  4. Mengenal Varian Mesin dan Chassis Bus Hino RK Series, Inilah Ciri – Cirinya! | imotorium
  5. Sejarah Panjang Bus Mercedes – Benz Dalam Galeri (Early Era / Part 1) | imotorium
  6. Mengenal Varian Bus Hino Bertransmisi Automatic Yang Beredar Di Indonesia | imotorium
  7. Mengenal Volvo B7R, Bus Bertenaga Besar Asal Swedia Yang Masuk Ke Indonesia | imotorium
  8. Mengenal Mercedes-Benz OH 1525, Pelopor Electrical Engine Management Dari Bus Mercedes Di Indonesia | imotorium
  9. Mengenal Bus Scania Bermesin Depan Di Indonesia, Scania F Series | imotorium
  10. Bus Nekat Melawan Arah Di Lintas Pantura Berseparator, Lah Polisinya Kemana?? | imotorium
  11. Mengenal Si Legendaris Mercedes – Benz OF 1113, Bus Mesin Depan Mercedes Di Indonesia | imotorium
  12. Mengenal Scania K250UB, Bus Yang Akan Menggantikan Keberadaan Metromini dan Kopaja | imotorium
  13. Mercedes – Benz OH 1521 E III, Penerus Sang Legenda Si “Intercooler” OH 1521 | imotorium
  14. Mengenal Hino RN 285, Flagship Bus Hino Di Indonesia Saat Ini | imotorium
  15. Scania K410, Triple Axle Sekaligus Flagship Scania di Indonesia. Rival Berat Mercedes OC 500 RF 2542 | imotorium
  16. Impresi Singkat Bus Blue Star OH 1632 Di IIBT 2016, The One and Only Mercedes – Benz OH 1632 Di Indonesia | imotorium
  17. GIIAS 2017 : Penampakan Plus Galeri Foto Big Bus Andalan Si Rajanya Diesel, Isuzu LT 134 !!! | imotorium

Komentar Seikhlasnya Yak Disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.