Kisah Mitsubishi BM, Bus Chassis Mesin Depan Legendaris Andalan Mitsubishi


BM Budiman

Salah satu armada Budiman Mitsubishi BM Pangandaran – Bandung yang masih bertahan

Kapan hari, Penulis sengaja memilih untuk menyambung armada bus untuk menuju kampung yang terletak di Ciamis, Jawa Barat.. Sengaja sih karena bosan jika harus naik armada yang langsung lewat depan rumah penulis.. Seringnya dapat armada yang “itu lagi – itu lagi” selama bertahun  – tahun.. Pilihan saat itu jatuh kepada PO Budiman.. Naik dari Jakarta jurusan Tasikmalaya.. namun penulis memilih turun untuk transit di SPBU Gentong, yang mana menjadi favorit bagi kaum “transit-ers” untuk menuju kota – kota yang lebih timur lagi dari Kota Tasikmalaya.


Kala menunggu, tibalah bus Tujuan Bandung – Pangandaran. Akhirnya memilih naik itu saja dikarenakan busnya lumayan kosong. Seat 3-2  yang tidak bisa disetel sama sekali lumayan bisa dikuasai karena benar – benar sepi.. Pas diperhatikan ternyata.. oh mesinnya Mitsubishi.. mesin depan pula.. yawis.. lanjutt

Perjalanan selama 2 jam dilalui dengan santai.. Mitsubishi BM ini selama perjalanan lumayan “bone-shaking” ternyata perbedaannya lumayan terasa dibandingkan jika kondisi bus terisi penuh.. Karakter khas dari bus – bus bermesin depan.. shockbreaker lebih stiff sengaja diberikan biasanya dikarenakan bus menopang beban yang lumayan besar dibagian depan.

Mitsubishi BM setir

Kemudi Mitsubishi BM 117 L, begitu sederhana.. speedometer tanpa takometer menjadi khas Mitsubishi BM

Gear demi gear coba dilalui.. karakter mesin yang cepat menyalak alias rasio gigi yang pendek juga jadi ciri khas dari Mitsubishi BM ini.. Suaranya sih seru bagi penulis, namun jika menempatkan diri sebagai “penumpang” penulis bilang bus seperti ini kurang nyaman.. lebih nyaman yang bermesin belakang.. karena berisik mesin tadi… juga ada bau khas diesel yang amat terasa..

mitsubishi langsung jaya

Mitsubishi BM Short Chassis 🙄

Baca Juga :

Nissan Diesel, Profil Mesin Bus “Pelari” Yang Tidak Terlalu Terdengar Namanya Di Indonesia

Cara Mengidentifikasi Merk dan Tipe Bus Yang Beredar Di Indonesia – Hino AK8

PO Sinar Jaya, Pilihan Bagi Penikmat Perjalanan Murah Pelayanan Terjaga.

PO Raya, Nostalgia Seat Pesawat Trijet DC-10 Garuda Business Class Di Dalam Bus Malam

Mengenal PO Budiman, Penguasa Jalur Selatan Jawa Barat

Akhirnya setelah sukses tidur – tidur ayam.. bus ternyata sudah mendekati tujuan penulis.. yasudah bersiap – siap.. lantai bordes yang beberapa sisinya termakan karat menjadi pandangan mata penulis.. Hebat juga si tua Mitsubishi BM ini.. bukan sembarang mesin.. apalagi rute Selatan jawa barat yang terkenal dengan pegunungannya.. bisa dilahap juga.. Selama ini penulis agak salah menilai bahwa bus mesin depan kurang cocok di rute – rute seperti ini.. rupanya tidak juga… hanya iya satu hal tadi.. Kurang nyaman bantingannya.

mitsubishi bm

mitsubishi bm rukun sayur

BM warga baru

kebanyakan kini jadi bumel

Kini Mitsubishi BM semakin langka keberadaannya.. Di era tahun 90-an hingga tahun 2000an Kramayudha Tiga Berlian (KTB) berhasil memasarkan 2.791 unit. Bahkan ironisnya pada 1999 KTB meluncurkan seri BM117N, dan hanya mampu terjual 12 unit saja. Kini seiring waktu unitnya banyak tergantikan oleh Hino AK8 yang mana kini juga menjadi satu – satunya Chassis Bus bermesin depan yang masih laris dijual di Indonesia.. Entah apa Mitsubishi mau kembali mengembalikan kejayaannya seperti dahulu.. di medio 1990-an.. yang mana kala itu khas dengan suaranya yang melengking..  (imt)

foto : google, bismania

Facebook Comment
The following two tabs change content below.
Senang naik bus, kapal, pesawat. Hobi naik motor sama foto - foto Apalagi makan, perut karet bisa masuk apa aja. Thanks lho sudah mampir ke warung sederhana ini, tinggalkan komentar supaya berkesan ya brosist, titip link artikel juga monggo. Semoga bermanfaat

44 Comments

  1. Tp klo buat tarik2an bis bermesin depan lebih mantap, makanya bis2 bumel msh banyak yg pake mesin depan, colek : Sumber Kencono/Sugeng Rahayu, Luragung, Setia Negara dll. Liat aja klo mereka lg ngeblong dipantura, klo bis bermesin belakang identik dengan kenyamanan, ngebut iya tp gk berisik mesinnya

  2. artinya bis Bumel apaan sih ???
    Restu non panda kayaknya masih jalan, tuh juga pake mesin depan…
    pernah naik dr Bungur, dpt yang rada kemrosak dan kap mesin depannya (biasa buat tpt duduk tmbhn) gak rapet..

    rasanya sesuatu…. kyk duduk dkt mesin Chopper :hammer:

    • Kiasan sebenarnya mase, ada yg bilang itu “bus melarat” alias bus murah meriah untuk rakyat yg sekedar menginginkan transportasi asal sampai ke tujuan

  3. Awal tahun 90an jalur Solo-Semarang dikuasai Po Safari Group ( Safari,Taruna,Satria,Duta Kartika )
    Bis nya campur-campur..ada Hino,Mercedes & Mitsubishi.

    Bis Mitsubishi karoseri Trijaya Union..kotak,jendela tinggi,jok rendah..penumpang yg pendek bakal ambles ga bisa lihat luar 😀

    Larinya kencang,suara mesin khas sangar menderu..per keras & brisik suara kaca jendela beradu..maklum non AC.

    Bbrp tahun kemudian banyak armadanya diganti Hino RK-T karoseri (lupa) model Great Panorama.

  4. Kira2 mercedez mau berbagi market tidak ya dengan mitsubishi?
    Minimal mitsubishi bermain di level bersaing dengan kapasitas 170hp ( mitsubishi sudah punya unit FJ1217 mungkin tinggal membuat versi chasis bus saja), 190hp ( bersaing dengan isuzu lt 1 & hino FC190),210 HP ( bersaing dengan hino AK versi engine depan), 235 HP (bersaing dengan hino RK8 235)

    • nah itu, sekarang fuso memang dipegang daimler sih.. jadi menelurkan bus mitsubishi keknya agak sulit kecuali mercedes mau buat segmen baru seperti “paket murah” dengan mengandalkan mesin mitsubishi itu.. tapi sulit sepertinya menentukan pricing yang tepat.. kalau menelurkan bus mesin depan untuk head to head dengan hino AK masih ok saja toh OF series sudah tidak dijual lagi khususnya di indonesia.. tapi menelurkan mesin belakang agak sulit rasanya.

      • ya itulah minimal bisa share market
        sekarang bis AKAP yang pakai minimal 260 HP ( RK8 260, OH 1526, OH1626 ) dengan market dibawah engine 260 HP minimal bisa buat alternatif unit BUMEL AKDP 🙂

        • market di bawah 260 hp pemainnya cuma satu dua.. RK8 R235 infonya sudah stop produksi, Mercedes 1521 Eur0 3 sejauh ini konsumennya cuma Damri Bandara saja.. pasarnya masih sangat luas kan berarti.. andai mau menempatkan mesin itu.. bukan cuma buat bumel AKDP aja mas.. buat Bus Pariwisata juga menjanjikan sepertinya..

  5. Saya malah baru tau ada bis mitsubishi. Kirain cuma mercy sama hino aja ?

    Kumplit plit emang nih artikel. Jadi nambah wawasan ?

6 Trackbacks / Pingbacks

  1. PO Sempati Star, Evolusi Dari Bintang Sempati .. Kini Mulai Mendobrak Dunia Otobus Indonesia | imotorium
  2. Mengenal Bus – Bus Di Area Tambang, Ground Clearance Tinggi dan Ban Off Road | imotorium
  3. Mengenal Volvo B7R, Bus Bertenaga Besar Asal Swedia Yang Masuk Ke Indonesia | imotorium
  4. Mengenang PO Bus Yang Terkenal Di Masa Lalu, PO Continental | imotorium
  5. Mengenang Perkasa (Texmaco), Pabrikan Chassis dan Mesin Bus Asli Indonesia | imotorium
  6. Terminal Purabaya, Kota Surabaya Bakal Adopsi Sistem Online Ticketing. Check-In ala Bandara, Setuju? | imotorium

Komentar Seikhlasnya Yak Disini