Advertisements

Cara Mengidentifikasi Tipe, Merk, Dan Mesin Bus Yang Kita Naiki

Jakarta – Pernahkah masbro / sis memesan tiket bus kelas executive ataupun kelas super executive dengan harapan mendapatkan armada yang masih baru, dengan mesin yang bertenaga namun harus tepok jidat keheranan dikala perjalanan, bus tidak mampu untuk melahap tanjakan dengan baik, bahkan terkesan loyo? pada beberapa kasus bahkan bus tersebut mogok !! Padahal dari luar sekilas bus tersebut kelihatan baru..

Inilah yang sering dikeluhkan oleh penumpang yang awam akan tipe bus yang beredar, Maklum saat ini banyak sekali bus yang sangat bagus tampilannya.. sehingga menggoda penumpang untuk cenderung memilih bus dengan body yang bagus tersebut. Perusahaan Otobus saat ini cukup sulit bersaing dikarenakan tren penumpang yang cenderung memilih tampilan luar yang bagus, sehingga mereka perusahaan yang masih memiliki armada lama dan dalam kondisi masih mampu melayani perjalanan.. memutar otak dengan melakukan rebody di karoseri – karoseri ternama

Alasan lain perusahaan melakukan rebody juga untuk memudahkan dikala ada sparepart body yang sekiranya perlu diganti, didapat dengan mudah. Karena umumnya spare part untuk body bus yang sudah tua rata – rata sulit dicari dan sudah tidak diproduksi lagi.

Dashboard mercedes 1518 / 1521 masih mengadopsi steer 2 spoke yang khas. dengan instrumen panel, speedometer + takometer yang sederhana

Panel meter 1525, Speedometer masih full analog, dengan perubahan di bentuk steer, lebih berisi

Panel indikator Mercedes 1526 / 1521 XBC / 1518 XBC. sudah gabungan analog dengan digital, tampak di tengah odometer yang sudah digital, dan versi terbaru dari 1526 / 1521 terjadi di model steer yang menganut 4 spoke, seperti 1836

Mode identifikasi paling mudah adalah dengan memperhatikan interior khususnya dashboard. ya, seperti foto diatas, panel indikator dan Setir biasanya akan dibiarkan tetap sesuai aslinya, walau direbody dengan body terbaru sekalipun. Yang kedua adalah dengan mengidentifikasi dari penampilan eksteriornya .. melalui overhang. baik depan maupun belakang, karena rangka – rangka bus saat ini cenderung mengadopsi overhang lebih panjang di depan.

Baca Juga :

Mengenang Perkasa (Texmaco), Pabrikan Chassis dan Mesin Bus Asli Indonesia

Mengenal Volvo B7R, Bus Bertenaga Besar Asal Swedia Yang Masuk Ke Indonesia

Mengenal Varian Bus Hino Bertransmisi Automatic Yang Beredar Di Indonesia

Mengenal Varian Mesin dan Chassis Bus Hino RK Series, Inilah Ciri – Cirinya!

Cara Mengidentifikasi Merk dan Tipe Bus Yang Beredar Di Indonesia – Hino AK8

Sebagai contoh, penulis melampirkan perbedaan overhang antara bus lama mercedes (oh 1521 / 1518) dengan bus keluaran 2005 keatas (1525 / 1526)

Bagus bukan ? Bahkan ada stiker “euro 3-nya” eitss, jangan salah ini bus rebody lho.. aslinya adalah Mercedes 1521 versi lama. yang mana belum lolos euro 2 sekalipun. terlihat overhang depan yang pendek. Jarak roda depan ke pintu sangat dekat

hmm, bodinya udah aga ketinggalan jaman ya. eitss jangan salah.. ini bus yang benar2 bermesin “galak ” lho, dan langka.. itulah 1725.. lihatlah overhangnya.. panjang bukan? salah satu pengguna mesin dengan konfigurasi V diantara bertaburnya mesin inline. Walau memang diakui boros bbm, dan akhirnya tidak sesukses 1526, 1525 dan 1830/36 yang berkonfigurasi inline

Terlihat bedanya kan? jadi jika ada stiker yang mengklaim mesin baru atau apa jangan langsung dipercaya.. ya karena itu cuma gimmick untuk menarik penumpang saja.. tidak lebih. Namun asal terawat sebenarnya bus bus lama itu malah lebih kuat, tahan banting dan ngga rewel dibanding keluaran terbaru. karena biasanya sih, masalah bus – bus baru itu adalah elektrikal. 😀

Semoga Berguna (imt)

Advertisements

Sharing Pengalaman Atau Komentar Masbro Disini Ya

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: