About these ads
jump to navigation

Serba-Serbi Bus Bandara / Airport Di Indonesia, Ada Iveco Juga Ternyata January 20, 2016

Posted by imotorium in : Airport, Bus, News, Travel, Trip , trackback

lion apron bus

ilustrasi

2 jam sudah sejak check in penulis menunggu di waiting lounge, sore itu maskapai yang akan penulis gunakan merupakan subsidiary dari Maskapai swasta terbesar di indonesia.. Akhirnya sesaat sebelum menit boarding, announcer mengabarkan bahwa Pesawat sudah siap untuk diberangkatkan, Melalui gate C4 Bandara Soekarno – Hatta semua penumpang diarahkan untuk menaiki shuttle bus menuju pesawat yang ternyata parkir di Terminal A.

Apron bus lion air

ilustrasi

Bus yang dinaiki kala itu memiliki ground clearance rendah sekali, penulis tidak sempat melihat detailnya, namun dari suara mesin cukup yakin bahwa bus yang digunakan saat itu bermesin Hino RK Series.. Chassisnya dimodifikasi sedemikian rupa sehingga lantai tengah bus lebih rendah dan mampu mengakomodir banyak penumpang berdiri dengan barang bawaannya, di sisi depan dan belakang terlihat seat yang diposisikan saling berhadapan seperti busway.

suasana dalam bus apron

suasana di dalam bus apron 🙄

Air Asia Apron bus

Apron Bus Berbasis Mercedes OH 1521, dengan plat nomor khusus, “PLATFORM”

Bus Bandara, Kendaraan yang umumnya menggunakan plat nomor “PLATFORM” atau “APRON” ini termasuk kendaraan yang sulit ditebak kapan kita akan menaikinya :mrgreen: karena seringkali kita menaiki pesawat itu via garbarata atau jalan sedikit dari gate kemudian naik tangga pesawat. Di Indonesia ini khususnya, sudah banyak bandara – bandara besar yang mengoperasikan apron bus untuk memperlancar proses boarding penumpang dimanapun pesawat itu parkir.

Baca Juga :

Sejarah Karoseri Ternama Di Indonesia, Adi Putro

Sejarah Karoseri Ternama Di Indonesia, Karoseri Laksana

Jenis – Jenis Air Conditioner (AC) Yang Terdapat Pada Bus Besar Maupun Kecil

Kadang saat beroperasi, driver cenderung menjalankan bus dengan kecepatan yang bisa dibilang lumayan dengan gigi rendah, akibatnya mesin selalu berada dalam rpm tinggi :mrgreen: . Entah karena mengejar On – Time Performance atau sekedar ingin merusak mesin, hehehe :mrgreen: tapi yang pasti adalah, kita terkadang menemukan merk – merk yang unik dan jarang terdengar digunakan untuk bus apron, tidak seperti digunakan oleh bus – bus reguler sebagaimana umumnya.

Iveco Mozes Kilangin

Iveco dengan Karoseri New Armada 🙄

Interior bus apron Iveco

Interiornya 🙄

Sebut saja salah satu bus apron di bandara Moses Kilangin PT. Freeport Indonesia, Papua ini.. menggunakan mesin Iveco dan dibalut bodi dari New Armada yang sekilas wajahnya mirip mercedes . Banyak saat ini Karoseri – Karoseri di indonesia yang mengerjakan bus Bandara dengan berbagai tampilan. Diantaranya adalah AdiPutro, Laksana, Morodadi Prima, Trijaya Union, Trisakti, New Armada dan lain – lain.

AP Monocoque Apron bus

Adiputro Monocoque Bus 🙄

AP Monocoque Apron bus 2

Pintunya unik 🙄

Ada lagi Bus Apron Monocoque yang dirilis Adiputro pada event IIMS 2011, menggunakan mesin yang sudah teruji asal tiongkok bermerk “Yuchai” bus ini memiliki konfigurasi unik yaitu dengan diaplikasikannya pintu pada bagian depan bus guna menambah kemudahan akses keluar masuk penumpang. Bus ini dimiliki oleh Safari Darma Sakti (OBL) dan dioperasikan oleh PT. Gapura Angkasa untuk Maskapai Garuda Indonesia.

Raden Inten Airport Bus

Bus Damri Mercedes OH 1518 berkaroseri Restu Ibu skania yang dimodifikasi dengan pintu tengah 🙄 dioperasikan di bandara Radin Inten, Lampung

oya, ada Bonus lagi nih dari Bandara Ngurah Rai :

Apron Bus DPS

Joss, kalo bannya bocor ribet copotinnya XD

Sebenarnya masih banyak lagi jenis bus – bus bandara yang pastinya keren dan unik desainnya. Namun tentu saja sulit untuk diaplikasikan pada bus – bus reguler dikarenakan perizinannya beda, dan desain bus yang ceper tersebut memang dikhususkan untuk kemudahan naik turun penumpang.

semoga bermanfaat (imt)

foto : bismania, skyscrapercity, indoflyer

About these ads

Comments»

1. FЭЯY - January 20, 2016
sebarkan.org - January 20, 2016
Sing Indo - January 20, 2016
2. benmotor - January 20, 2016

ini pake telotet ga om

3. handoyo25 - January 20, 2016

selain utk memudahkan penumpang naik/turun, ground clearance rendah ini juga tidak beresiko “nggasruk” (lubang/polisi tidur) saat operasional, lha wong lingkungan apron (parkir pesawat) memang dijamin flat (rata) 😀

4. khsblog - January 20, 2016
5. gibri - February 15, 2016

keren kaya di tambang …

imotorium - February 15, 2016

:mrgreen: kapan punya beginian ya

6. Profil Bus PO. Safari Dharma Raya (OBL), Si Gajah Temanggung Pelari Antar Pulau | imotorium - March 10, 2016

[…] langka yaitu MAN 18.310 HOCL. Tidak hanya itu, OBL (Safari Dharma Sakti) juga mengaspal di apron Bandara Ngurah Rai Denpasar sejak 2002 dengan Armada bus – bus bandara yang terbaru berkaroseri Adiputro dengan mesin […]

7. Profil Bus PO. Safari Dharma Raya (OBL), Si Gajah Temanggung Pelari Antar Pulau | imotorium - March 10, 2016

[…] langka yaitu MAN 18.310 HOCL. Tidak hanya itu, OBL (Safari Dharma Sakti) juga mengaspal di apron Bandara Ngurah Rai Denpasar sejak 2002 dengan Armada bus – bus bandara yang terbaru berkaroseri Adiputro dengan mesin […]



error: Content is protected !!
%d bloggers like this: