About these ads
jump to navigation

Skenario Kecelakaan Saat Berkendara Dengan Sepeda Motor (Part 4) March 14, 2016

Posted by imotorium in : Accident, Motor, Tips Berkendara , trackback

skenario kecelakaan di kemacetan 3

Readers, tak dipungkiri pertumbuhan jumlah pengguna kendaraan yang pesat merupakan faktor terbesar dari meningkatnya angka kecelakaan saat berlalu lintas, untuk karena itu selalu kita lebih waspada dan lebih aware dengan keadaan sekitar, apalagi di Negara kita ini Indonesia, tingkat kesadaran lalu lintas itu masih bisa dibilang rendah, berikut adalah lanjutan dari artikel wak haji taufik yang penulis re-blog karena ini penting, sebagai wawasan agar kita semakin sadar dalam berlalu lintas.

Dapat menyusup, selap-selip dalam sebuah kemacetan merupakan salah satu keunggulan sepeda motor. Tapi ingat sesuatu bisa saja terjadi, pengendara mobil yang berubah pikiran dan tiba-tiba berpindah jalur bisa menjadi masalah serius. Mungkin kita musti belajar untuk tidak mempercayai seseorang dalam situasi seperti ini, selalu waspada, persiapkan diri  selalu terhadap kemungkinan terburuk.

Baca Juga :

Skenario Kecelakaan Saat Berkendara Dengan Sepeda Motor (Part 1)

Skenario Kecelakaan Saat Berkendara Dengan Sepeda Motor (Part 2)

Skenario Kecelakaan Saat Berkendara Dengan Sepeda Motor (Part 3)

skenario kecelakaan di kemacetan 2

  1. Rider menusup diantara lalu lintas yang padat dan merayap dengan kecepatan tinggi sekitar 32 kpj lebih tinggi dari lalulintas.
  2. Pengendara mobil kuning, tiba-tiba berubah pikiran untuk berpindah jalur, tanpa memperhatikan kaca spion terlebih dahulu, sehingga tiba-tiba mobil sudah berada pada jalur yang akan dilalui sang rider
  3. Sang Rider tidak sempat mengerem dan tidak ada tempat untuk menghindar karena kanan-dan kiri jalur padat dengan mobil…terjadilah tabrakan

BAGAIMANA SEHARUSNYA

skenario kecelakaan di kemacetan 1

  1. Kendarai motor dengan kecepatan dimana kita dapat mengerem dan menghindar bila tiba-tiba dihadapkan situasi yang mengharuskan kita untuk menghindar. Biasanya hanya sekitar 16 kpj lebih tinggi dari kecepatan lalulintas di sekitar kita.
  2. berkendaralah dengan tenang dan fokuslah memperhatikan jalur yang akan brothers lalui. Pasang mata terhadap semua tanda yang akan menjadi penghambat seperti lampu sein, perpindahan jalur, pemisah jalur dan sebagainya. Beri ruang antara kita dengan lalu lintas di sekitar.

Skenario di atas tentunya rawan terjadi di perkotaan, kadang-kadang oleh faktor ingin cepat sampai dan faktor kelalaian dari pengendara baik itu mobil atau motor. Be aware readers, keep safe dan selalu utamakan keselamatan, gapapa telat 5-10 menit yang penting sehat selamat sampai tujuan.

semoga bermanfaat. (imt)

src : tmcblog.com

About these ads

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: