BusTransportasi Massal

Rombongan Mobil Jenazah Lawan Arus Di Jalur Busway, Terpaksa Mundur Kembali

imotorium.com – Beberapa kali mendengar berita kurang sedap tentang perilaku oknum rombongan pengantar jenazah yang sering merusak kendaraan lain, dan sering menerobos persimpangan jalan memang sudah menjadi rahasia umum. Baik itu yang terekspos di berita, sosmed ataupun yang tidak.

Seperti salah satu info dari grup Forum Diskusi Transportasi Jakarta satu ini. Pasti semua sudah pernah pengalaman bertemu dengan rombongan pengantar jenazah yang seperti itu bukan di jalan? nampak seperti buru – buru sekali.. Malah cenderung membahayakan pengendara lain di jalan yang kebetulan dilewati rombongan tersebut. Malah juga iringan kendaraan pengantarnya bisa dalam bahaya akibat perbuatannya sendiri.

Seperti yang terjadi di salah satu bilangan di Jakarta Pusat, tepatnya di juanda. Yang mana kondisi traffic sedang padat – padatnya, entah angin apa.. rombongan tersebut malah memilih “super shortcut” dengan menerobos jalur busway namun berlawanan arah.

Beberapa komentar netizen atas kejadian ini.

Puncaknya mereka stuck di halte juanda karena hendak melawan salah satu bus yang melewati jalur resminya tersebut.. Setelah cukup lama “berpikir” mereka mundur untuk keluar dari jalur busway tersebut. Yawajar saja toh tidak memungkinkan bagi bus juga untuk mengalah mundur. Selain sulit dan akan berbuntut ke antrian bus dibelakangnya.. Ya ini memang jalur resminya bus tersebut.

Memang dalam agama disebutkan hendaklah sesegera mungkin menguburkan sang jenazah. Namun ya apabila cara mengantarnya ke liang kubur seperti itu tentu kasihan si jenazah juga, pastilah ada beberapa pengguna jalan lain yang justru mengumpat / menyumpahi bila haknya dirampas atau bahkan kendaraannya dirusak.

Semoga menjadi pelajaran saja bagi kita semua. (imt)

imotorium

Pekerja kreatif, senang berkendara, fotografi, jalan - jalan dan penyayang. Thanks sudah sudi meluangkan waktu membaca disini, tinggalkan komentar supaya berkesan ya brosist, Semoga bermanfaat

Posting Komentarmu Disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.