Fun Touring Bareng AHM Ke Tanjung Lesung Banten, Terbuai Nikmatnya Ayunan PCX 150 (Part 1)

imotorium.com – Tepat sabtu minggu kemarin tanggal 7-8 april 2018, penulis bareng teman – teman Blogger dan Vlogger berkumpul untuk menjelajah indahnya jalur pantai barat Pulau Jawa, tepatnya menuju Tanjung Lesung, Banten.

Sedari hari Jumat siang rombongan kami bertolak dari Jakarta menuju Kota Serang, ya.. Disini adalah checkpoint pertama sebelum memulai perjalanan keesokan harinya. Sekilas di peta memang Kota Serang itu terlihat dekat, namun ternyata dalam perjalanan menuju serang itu lumayan memakan waktu juga, walau kami melewati tol, rasanya tetap terasa jauh, serasa lebih jauh dibandingkan perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Ga kebayang juga kan kalau riding tek-tok dari Jakarta ke Tanjung Lesung, lumayan waktu tempuhnya.

Check in di Hotel Le Dian Kota Serang, setelah makan malam di Sate Pak Haji Saleh dan pemenang makan sate terbanyak tetap kong vandra MMblog wkwkwk, banyak waktu bebas untuk kami berkumpul meramaikan suasana, ya maklum aja jarang – jarang bisa berkumpul begini. Namun beberapa juga lebih memilih istirahat untuk mempersiapkan diri buat riding keesokan paginya.

Pagi hari menyapa dengan hangat, cuacanya sangat bersahabat sekali. Cerah namun sedikit mendung. Kota Serang yang biasanya terkenal dengan suhu panasnya yang menyengat hari itu tidak sama sekali kami alami.

Setelah sarapan kami kemudian dijemput menuju Main Dealer Honda Banten yaitu PT. Mitra Sendang Kemakmuran (MSK). Yap, ternyata dalam acara kali ini AHM turut mengajak 2 Main Dealer sekaligus selain PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer motor Honda area Jakarta – Tangerang.

Setelah sambutan dan briefing singkat dari Pak Nyoman, PT.MSK, Komunitas Honda Banten tentang jalur yang akan dilalui dan Kepolisian tentang ketertiban berlalu lintas, kami semua siap untuk menuju parkiran menggunakan apparel yang disediakan dan kemudian menaiki motor masing – masing.

Penulis beruntung sekali karena kebagian Honda PCX 150. Karena memang motor maxi scooter seperti ini punya posisi berkendara paling ideal untuk perjalanan jarak jauh. Walau saat briefing sepertinya kondisi jalan di Banten ini agak menakutkan apalagi selepas wilayah Pandeglang yang melewati antara dua gunung yaitu Gunung Pulosari dan Gunung Karang yang banyak jackpotnya (baca: lubang).

Blogger – blogger besar seperti mas Iwanbanaran, Wak Haji TMCblog, Mang Kobay, Mang Vandra juga ikutan dalam touring ini. Seru abis deh

Kondisi tangki bbm PCX fulltank, dengan perkiraan jarak tempuh di peta sejauh 90 km, bakal memakan waktu 3 jam perjalanan. Waspada yang selalu diingat – ingat adalah ketika ketemu bus Murni Jaya / Asli Prima yang terkenal ngebut di jalur itu dan sering menyebabkan kecelakaan. Jika ketemu bus itu dari arah berlawanan lebih baik minggir saja.

Jam 10 rombongan kami dilepas dari MSK Honda Banten, baru 5 menit perjalanan berhenti sejenak di SPBU untuk refuel bagi yang BBM-nya tiris. Setelah itu langsung lagi melanjutkan perjalanan melewati jalan yang benar – benar ramai. Yap, weekend memang jalur dari Serang – Pandeglang – Labuan selalu ramai oleh wisatawan lokal dari Jabodetabek yang ingin berlibur ke pantai barat.

Setelah menempuh jarak 30 km, kami mampir dahulu di dealer MPS Honda Pandeglang. Sekalian refreshing karena cuacanya lumayan terik. Honda PCX 150 yang jadi andalan penulis kali ini benar – benar ajib, ketika bertemu macet motor maxi scooter ini mudah sekali dihandle, bodynya walau besar namun tidak berat untuk selap – selip. Enteng sekali rasanya. Akselerasinya pun terbilang halus namun tetap responsif. Ketika ada kesempatan di jalan lurus dan gap dengan rider di depan lumayan jauh, penulis bejek Honda PCX 150 ini hingga kecepatan 100 km/h namun tetap terasa senyap. Benar – benar halus sekali serasa mengendarai mobil.

Saat itu pula penulis baru mengetahui karakter dari PCX yang dibekali mesin 150 cc SOHC 2 Valve Water Cooled ini juga punya karakter mesin yang galak diputaran atas. Yap, ketika menyentuh speed 80, untuk mencapai angka 100 kmh itu sangat mudah sekali. Enak buat cruising pastinya dan ketika menyalip kendaraan dengan kecepatan yang lumayan kita ngga butuh effort lebih untuk membejek si Honda PCX150 ini.

Lepas Pandeglang menuju Labuan – Tanjung Lesung trek didominasi jalur menanjak, ya.. Melewati selatan Gunung Pulosari, jalurnya mulai didominasi lubang kasat mata. Walau aspalnya terlihat mulus, namun waspada karena lubangnya tersamarkan oleh bayangan pepohonan di jalan yang kami lalui. Kang robert selalu RC beberapa kali memberi aba – aba tentang lubang. Dengan kondisi jalan seperti ini tidak membuat penulis mundur, tetap percaya dengan redaman suspensi PCX 150 dan ketika menemui lubang yang cukup dalam ya dilalui dengan hati – hati. Disini penulis sukses disalip oleh teman – teman yang membawa Honda CRF150L dan CRF250RALLY.. Bahagianya mereka wkwkwk.

Masuk labuan, Jalanan mulai mulus. Didominasi cor – coran namun tetap saja waspada diutamakan. Di sini berhenti kembali untuk makan siang di Warung Jempol. Jaraknya sekitar 9-10 km lagi sebelum masuk Tanjung Lesung. Suasananya diluar dugaan, ternyata pantainya sangat tenang, tidak ada deburan ombak seperti mana pantai pada umumnya.

Akhirnya setelah 3 jam lebih perjalanan kami sampai juga di Kalicaa Resort Tanjung Lesung. Cottagenya sangat cantik dengan masing masing memiliki private pool yang lega. Suasana pantainya pun sangat nyaman karena banyak pepohonan, lautnya teduh tidak ada ombak sama sekali.

Lanjut ke part ke 2 ya.. Stay tune. (imt)

Contact me :

Email : imotorium@gmail.com

Twitter : @imotorium

Instagram : @imotorium




Be the first to comment

Posting Komentarmu Disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.