About these ads
jump to navigation

Malaysia Cabut Dari Kalender F1 Mulai 2019, Lebih Memilih Fokus Ke MotoGP !! November 24, 2016

Posted by imotorium in : News , trackback

imotorium.com – Memang diakui, bahwa kini siapapun akan berpendapat sama jika balapan otomotif roda empat paling bergengsi ini sudah sangat amat tidak menarik untuk diikuti. Berawal dari pensiunnya sang legenda Michael Schumacher, banyaknya gosip – gosip politik di belakang meja penyelenggara F1 hingga regulasi yang bikin ajang balapan ini menjadi balapan paling membosankan dan menuai banyak kekecewaan dari fansnya. Kini kabar semakin ngenesnya F1 datang dari Malaysia sesuai rilis dari Motorsport bahwa Malaysia sudah tidak tertarik lagi menyelenggarakan F1 di Sepang International Circuit.

f1-malaysia-2

Sebagaimana diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin, bahwa biaya untuk mengadakan balapan F1 di Malaysia kini sudah terlalu mahal. Dan itupun tidak sebanding dengan penjualan tiket yang mana memang belakangan ini minat penonton semakin rendah untuk dapat menyaksikan balapan F1 yang membosankan tersebut.

“Jumlah penonton semakin turun dan F1 semakin tidak menarik. Kami menghabiskan 300 juta ringgit tiap tahunnya. Biaya untuk menggelar balapan F1 naik 10 kali lipat dibandingkan saat pertama kali GP Malaysia digelar. Perjanjian yang ada saat ini berlaku dari tahun 2016 hingga 2018, jadi ketika kontraknya selesai, sudah tidak ada lagi balapan F1 di Malaysia” Ungkap Menteri Budaya dan Pariwisata Nazri Abdul Aziz

f1-malaysia-1

Dan Akhirnya..

Kini Pemerintah Malaysia sendiri lebih berfokus kepada penyelenggaraan MotoGP yang mana memang jauh lebih populer dan lebih seru. Semoga ini bisa jadi salah satu tamparan buat FIA dengan segala regulasi anehnya kepada ajang F1 karena memang sudah menghancurkan secara perlahan olahraga otomotif yang sangat booming sejak 1970-2000 awal. F1 bukan hanya tidak bisa melahirkan legenda baru pembalap hebat seperti sebelumnya yang dilakukan oleh Ayrton Senna, Michael Schumacher dll.. Tetapi juga menghancurkan euforianya dengan merubah mesin kembali menjadi V6 Turbo dan regulasi aerodinamika yang terasa membuat olahraga ini cacat sejak musim 2009. (imt)

 

About these ads

Comments»

1. techtonime - November 24, 2016

f1 jadi membosankan gra² kebanyakan aturan…
coba aja f1 dibikin kayak jaman 80an dgn innovasi serba nyeleneh kayak bmw 1450hp, brabham fan car atau tyrell 6 wheeler…

imotorium - November 24, 2016

setuju, lah motogp aja balik lagi ke 1000 cc .. ini f1 makin hari makin turun kapasitas mesinnya.. powernya.. makin berat mobilnya.. lama2 itu mobil digowes lagi ga pake mesin ekekekeke

techtonime - November 24, 2016

klo sampe f1 digowes, hamilton dkk ntar jadi atlet balap sepeda malah 😂

imotorium - November 24, 2016

wkwkwkwkwk

2. setia1heri - November 24, 2016

balapan f1 terlalu elitis sepertina

3. peak - November 24, 2016

terakhir serius nonton f1 sampai “the rain man” nabrak tembok

4. Atlantian - November 24, 2016

mampir sik ng warunge mbah darmo,,, sopo ngerti oleh wedang jahe 😋